5 Cerita Tragis Wanita Dibunuh Hanya Karena Sudah Tak Perawan

Dalam beberapa kasus, keperawanan dipatok sebagai harga mati bagi sebuah pernikahan dalam ideologi Patriarkis. Keindahan malam pertama di anggap sempurna, bila mana sang peria yakin jikau ialah orang pertama yang merenggut keperawanan dari gadis yang di nikahinya.

Namun bagai mana jadinya jika sang laki-laki mendapati perempuannya sudah tidak perawan lagi? Di beberpa tempat jika sang laki-laki mendapati istrinya pada malam pertama tidak perawan sedangkan sang laki-lakinya tidak terima, bisa hilang akal sampai-sampai menghabisi nyawa pasangan nya karena hal tersebut, seperti yang terjadi di Pakistan beberapa waktu lalu.
Baca Juga : 5 Kematian Paling Mengenaskan Akibat Keaysikan Bermain Smartphone
Keperawanan juga menjadi tugas utama bagi seorang ibu yang harus menjaga anak peremuanya. Keperawanan juga bisa menjadi suatu yang sakral bagi sebuah hukum adat yang mewajibkan para gadisnya untuk menjaga kesucian nya sebagai nilai yang utuh. Di beberapa negara hilang keperawanan bisa menjadikan wanita menemui ajalnya atau berujung maut.


Lalu seperti apakah cerita para wanita yang tega di bunuh hanya karena sudah tidak perawan? Berikut rangkuman kisahnya yang telah di himpun oleh AgustiSalim.COM dari beberapa sumber terpercaya:

1. Taliban tega bunuh wanita hanya bila gagal buktikan keperawanan


Seseorang wanita Afganistan belakangan berbicara dengan radio bebas Eropa. Dalam wawancaranya tersebut wanita ini menuturkan di beberapa daerah bagian negaranya wanita harus menuai hukuman pemeriksaan apakah terdapat noda darah usai setelah melakukan hubungan pada malam pertama.

Na'as apabila darah yang tercipta kurang, maka hukum dari negara tesebut membolehkan kepada sang pria untuk menggantinya dengan adik dari sang pengantin. Kemudian, nasib dari sang wanita tersebut akan di masukan kedalam penjara lantaran tuduhan sudah tidak perawan.

Bahkan dari beberapa kasus yang di beritakan laman Beritbart, 7 Desember 2015 ternyata lebih parah. Ada yang sampai telinga dan hidung nya di potong, rambut mereka di cukur habis. Dan bahkan yang lebih parahnya lagi, pengantin wanita bisa saja di bunuh dan kemudian jasadnya di kembalikan lagi ke orangtuanya.

Perarturan di Afganistan sendiri memperbolehkan pemerintah untuk menghujam dengan batu bagi mereka yang melakukan perzinahan.

Hukuman tersebut hanya dapat di laksanakan atau di jalankan apabila terdapat 4 orang saksi atau lebih. Kelompok Hak Asasi Manusia atau HAM merasa tidak percaya jikalau Afganistan masih menerapkan hukuman sebegitu tidak manusiawi itu di jaman sekarang ini.

2. Ibu di AS tega membunuh Puterinya Lantaran sudah Tidak Perawan


Seorang ibu di AS tega menyuruh anak nya untuk menenggak cairan pemutih lantaran sang anak ketahuan melakukan persetubuhan dengan pacarnya.

Tidak lama berselang setelah anak menenggak cairan pemutih tersebut, akhirnya sang anak meninggal dunia akibat keracunan cairan pemutih, parah nya hal ini disaksikan oleh adik perempuanya yang masih berusia 9 tahun, di ketahui juga bahwa sang adik di paksa sang ibu untuk menyaksikan kejadian tersebut.

Di beritakan dari laman Fox News, 14 Januari 2005, Detektif Warren datang untuk mendengarkan keterangan Tunisia Archie (31) seorang ibu yang di hukum lantaran telah membunuh anak gadisnya sendiri. Jasmin Archie, jika terbukti bersalah, maka ia akan di kenakan hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Cotton menyebutkan bahwa sang ibu kerap terganggu dengan anak nya yang sudah tidak perawan lagi.

"Sang anak di paksa untuk meminum cairan pemutih, hingga akhirnya muntah-muntah, dan tidak hanya itu saja, sang ibu yang berbadan besar menduduki dada sang anak sehingga sang anak merasakan sesak dan menghembuskan nafas terakhirnya," Tutur detektif yang menangani kasus ini.

Parahnya lagi, adik dari perumpuan Jasmine, Jacorey (9) di paksa sang ibu untuk menonton perlakukan kasar tersebut. "Apa bila ia menangis maka akan turut di bunuh oleh sang ibu," pungkas Contton.

Pengacara dari Archie menjelaskan bahwa masalah ini berhubungan dengan kelainan jiwa pada klienya. Namun, hal tersebut belum dapat di pastikan.

3. Diperkosa, gadis ini justru di bunuh oleh keluarganya


Kisah teragis di alamin oleh gadis remaja berusia 13 tahun di pakistan. Keperawanan gadis ini hilang setelah di perkosa oleh empat pemuda.

Malang bagi sang gadis, desa tempatnya tinggal memiliki tradisi hukum adat barang siapa saja yang tidak perawan kecuali di sebabkan jalan yang sah seperti karena menikah, adalah memalukan. Keluarga tersebut lah yang akan membunuh sang gadis lantaran keluarga tidak kuat menanggung malu.

Karena tidak terima dengan hukuman tersebut, akhirnya 4 tahun kemudian sang gadis yang bernama Kainat Soomro berhasil kabur dan mendokumentasikan kisahnya. Ceritanya pertama kali di wawancarai oleh televisi Amerika Serikat dan filmnya berhasil terpilih dalam nominasi Film Sudah tahun 2013 lalu.

Seperti yang di lansir dari laman News.com.au, film tersebut mengisahkan bagaimana Kainat dan keluarganya berjuang dalam melawan hukum adat di negaranya tersebut. Dia sempat di cap sebagai penjahat oleh negaranya sendiri.

Kainat di sebut 'kari' dalam film tersebut di kisahkan sebagai perawan hitam. Tindakan melawan hukumnya di klaim telah menodai budaya pakistan.

4. Taklagi Perawan, Suami Tega Bunuh Istri pada Malam Pertama


Seorang pria Pakistan di tangkap oleh kepolisian setempat setelah di tuduh membunuh istrinya sendiri. Aneh nya, pembunuhan tersebut terjadi selang beberapa jam setelah keduanya menikah.

Lelaki yang bernama Qalandar Baksh Khokah (28) tersebut mengatakan bahwa dia kecewa lantaran sang istri Khanzadi Lashari (17) yang baru di nikahinya tersebut sudah tidak lagi perawan. Hal tersebut ia ketahui pada saat malam pertama.

Kasus tersebut di ketahui sang ayah Lal Mohammad Lashari yang langsung melaporkan kejadian pembuhan tersebut kepolisi. Anak nya tersebut di temukan sudah tidak bernyawa di kamar pengantin, sedangkan suaminya sudah menghilang. Keluarga mendobrak pintu kamar pengantin tersebut lantaran beberapa jam pasangan baru itu tak kunjung keluar setelah pesta pernikahan pada 30 Maret Lalu.

Dari pemeriksaan korban di temukan tanda bekas cekikan di leher korban yang di duga dilakukan oleh suaminya lantaran sang suami mengetahui istrinya sudah tidak perawan lagi.

Polisi Pakistan segera melacak keberadaan Khokar melalui selulernya. Dia belum kabur terlalu jauh, sehingga dengan mudah dapat di temukan. Namun, akibat melawan saat di tangkap, polisipun terpaksa melumpuhkan dengan timah panas. 'Akibat perlawananya tersebut ia harus merasakan timah panas bersarang di kakinya.'

5. Isis Ekseskusi Perempuan tak perawan di Raqqa


Seorang wanita di hantam dengan batu oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah  (ISIS) hingga tewas akibat di ketahui sudah tidak perawan. Eksekusi ini terjadi di Raqqa tahun lalu.

Meskipun demikian, ada yang mengatakan jikalau isis ini salah tangkap orang, menurut laporan bahwa yang di eksekusinya itu adalah seorang janda. Di lansir dari The Inquisitr, pada 17 dan 18 Juli 2015, Tentara Daulah Islamiah ini melakukan aksi bengisnya tersebut setelah menyisir perumahan warga.

Hmz, dapat di simpulkan betapa sadis dan bengis perbuatan isis tersebut yang katanya sebagai penegak ajaran agama islam namun, kelakuannya jauh dari syariaat islam. 'Saya salut dengan Presiden Indonesia yang menolak keberadaan ISIS di indonesia.'

'Sebenarnya penyebab seseorang tidak perawan bukan saja hanya karena sudah pernah melakukan hubungan namun, terdapat beberapa sebab juga yang bisa menyebabkan seseorang tidak perawan lagi, misalnya seperti wanita yang kerja berat, atlet, dan sejenisnya yang bisa menyebabkan Darah keperananya pecah.'

Nah, itulah 5 cerita tragis wanita dibunuh hanya karena sudah tak perawan lagi yang kami rangkum dari beberapa sumber terpercaya, semoga dapat menambah pengetahuan kita semua ya.

Sumber : Merdeka.com

Postingan terkait: